Beranda / Artikel / Pajak Beli Apartemen Senayan 2026: PPh, BPHTB, dan Semua Biaya Transaksi yang Wajib Dibayar

18 Mei 2026

Pajak Beli Apartemen Senayan 2026: PPh, BPHTB, dan Semua Biaya Transaksi yang Wajib Dibayar

Berapa total pajak dan biaya yang harus dibayar saat beli apartemen Senayan? Panduan lengkap PPh, BPHTB, biaya notaris, dan semua biaya transaksi properti 2026.

Pajak Beli Apartemen Senayan 2026: PPh, BPHTB, dan Semua Biaya Transaksi yang Wajib Dibayar

Kawasan Senayan di Jakarta Selatan adalah destinasi properti premium yang terus berkembang. Panduan ini memberikan informasi komprehensif untuk membantu keputusan properti Anda.

Overview Pajak dan Biaya Transaksi Properti

Membeli apartemen bukan hanya soal harga unit. Ada beberapa pajak dan biaya yang harus dibayar di atas harga jual. Memahami ini sejak awal membantu Anda mempersiapkan dana yang cukup dan tidak terkejut saat proses closing. Untuk apartemen Senayan, total biaya transaksi biasanya berkisar 7–12% dari harga jual.

PPh Penjual: 2,5% dari Nilai Transaksi

PPh (Pajak Penghasilan) atas penjualan properti sebesar 2,5% dari nilai transaksi atau NJOP (whichever is higher) ditanggung oleh PENJUAL. Namun dalam praktiknya, sering dinegosiasikan siapa yang menanggung biaya ini. Sebagai pembeli, waspadai penjual yang meminta Anda menanggung PPh-nya — ini menambah biaya Anda.

BPHTB: 5% dari Nilai Perolehan

BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar 5% dari NPOP (Nilai Perolehan Objek Pajak) dikurangi NPOPTKP (biasanya Rp 80 juta untuk Jakarta). Untuk apartemen Rp 2 miliar: BPHTB = 5% × (Rp 2 miliar - Rp 80 juta) = Rp 96 juta. BPHTB ditanggung pembeli dan dibayar sebelum AJB di notaris.

Biaya Notaris, PPAT, dan Lainnya

Biaya notaris/PPAT untuk pembuatan AJB: 0,5–1% dari nilai transaksi. Untuk unit Rp 2 miliar, biaya notaris Rp 10–20 juta. Tambahan: biaya balik nama sertifikat (Rp 2–5 juta), PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang harus dilunasi sebelum transaksi, dan biaya cek sertifikat di BPN. Jika KPR, tambahkan biaya provisi bank (0,5–1%), biaya appraisal, dan biaya asuransi jiwa/properti.

Simulasi Total Biaya Beli Apartemen Senayan

Simulasi unit 1BR Rp 1,5 miliar: BPHTB = Rp 71 juta, biaya notaris = Rp 12,5 juta, biaya balik nama = Rp 3 juta, lain-lain Rp 5 juta. Total biaya transaksi ~Rp 91,5 juta atau 6,1% dari harga. Ditambah DP KPR 25% = Rp 375 juta, total dana yang dibutuhkan di awal: Rp 466,5 juta. Pastikan dana ini sudah tersedia sebelum tanda tangan PPJB.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa BPHTB untuk beli apartemen Senayan Rp 2 miliar?

BPHTB = 5% × (Rp 2 miliar - Rp 80 juta NPOPTKP) = 5% × Rp 1,92 miliar = Rp 96 juta. Jumlah ini dibayar pembeli sebelum proses AJB di hadapan notaris/PPAT.

Siapa yang membayar PPh saat jual beli apartemen?

PPh penjualan properti (2,5% dari nilai transaksi) secara hukum ditanggung oleh penjual. Namun dalam praktik pasar, negosiasi siapa yang menanggung biaya ini adalah hal yang lumrah. Pastikan hal ini disepakati jelas dalam PPJB.

Berapa total biaya transaksi beli apartemen Senayan?

Total biaya transaksi (pajak + notaris + biaya-biaya) berkisar 6–10% dari harga jual, tergantung apakah menggunakan KPR atau tunai. Untuk unit Rp 1,5 miliar, siapkan biaya tambahan sekitar Rp 90–150 juta di luar harga unit.

Unit Tersedia Saat Ini

Senayan Residence 2BR GBK View Lantai 15

Senayan Residence 2BR GBK View Lantai 15

Dijual · Rp 4.5 M

Senayan Residence 3BR Premium Lantai 20

Senayan Residence 3BR Premium Lantai 20

Dijual · Rp 7.5 M

Senayan Residence 1BR Cozy Lantai 10

Senayan Residence 1BR Cozy Lantai 10

Dijual · Rp 3.0 M

Lihat Semua Listing →

Butuh Bantuan Investasi Apartemen Senayan?

Tim spesialis kami siap membantu Anda menemukan unit terbaik.

WhatsApp Sekarang